Waspada Ancaman African Swine Fever Backpacker Indonesia
Tips

Waspada Ancaman African Swine Fever

Petugas Bandara Tahan Oleh-oleh Penumpang untuk mewaspadai Wabah African Swine Fever. Tangerang – WT (43 th) warga negara RRT, salah satu penumpang maskapai China Airlines dari Taiwan yang tiba Kamis siang (19/09) di Bandara Soekarno-Hatta, harus berurusan dengan Petugas Karantina. Pasalnya gambar layar mesin X-Ray terhadap dua koper penumpang WT, dicurigai petugas. Gambaran massa berwarna coklat gelap sangat banyak membuat petugas meminta penumpang untuk membuka kopernya.

Petugas segera memeriksa tas tersebut. Hasilnya ditemukan daging babi segar sebanyak 9 kg dan sosis babi 11.5 kg. Daging dan sosis babi tersebut ditaruh ke dalam dua koper dengan diberi alas koran. Kemasan produk utuh serta dalam kondisi tidak beku dan tidak diberi es. Produk babi tersebut rencananya akan dibawa ke Singkawang, Kalimantan Barat sebagai oleh-oleh untuk keluarga.

Advertisements

Saat ditanya petugas pemilik tidak dapat menunjukkan Health Certificate untuk produk tersebut, maka petugas karantina melakukan penahanan. Produk tak berdokumen tersebut selanjutnya akan dimusnahkan bersama produk tahanan lainnya.

Waspada Ancaman African Swine Fever Backpacker Indonesia
The swelling around the kidneys and the muscle hemorrhages visible here are typical of pigs with African swine fever.

Perlu diketahui!! Saat ini sedang terjadi wabah penyakit African Swine Fever (ASF) di kawasan Asia termasuk Taiwan. Kejadian penyakit ini semakin meluas dan mengakibatkan wabah di beberapa negara seperti Laos, Hongkong, Republik Rakyat China, Mongolia, Korea, Kamboja, Vietnam. Beberapa Negara Eropa (Hungaria, Bulgaria, Latvia, Moldova, Polandia, Romania, Ukraina, Rusia) serta Negara Afrika seperti Chad dan Zimbabwe juga ikut tertular.

Waspada Ancaman African Swine Fever Backpacker Indonesia
Evolution of African swine fever across the world from 1 January 2018 to 22 September 2018 in domestic swine (circles) and wild boar (triangles)

Berdasarkan penelitian, virus ASF bertahan hidup pada produk daging babi segar, diasap maupun makanan yang kurang matang. Mengantisipasi ancaman ini, Karantina Pertanian Soekarno-Hatta memperketat pengawasan dan pemeriksaan terhadap pemasukan babi dan produk babi ke Indonesia melalui bandara Soekarno Hatta.

“Daging babi dan produk olahannya merupakan media pembawa hama dan penyakit hewan karantina dan berpotensi membawa hama penyakit masuk ke Indonesia. Produk babi ini dibawa ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen kesehatan Negara asal, sehingga dilakukan penahanan,” ungkap Drh. Erna Sulistyaningrum, dokter hewan karantina yang bertugas saat itu.

Sumber : Badan Karantina Pertanian

Wikipedia : African Swine Fever Virus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *